The Swans Nodai Anfield

Peringkat 3 Liverpool menjamu tim juru kunci Swansea City di Anfield pada pekan ke-22 Premier League 2016/17, Sabtu (21/1). Anak-anak asuh Jurgen Klopp sangat diunggulkan untuk menang dan menjaga posisi mereka di tiga besar. The Swans membalik prediksi, mempermalukan Liverpool 3-2.

Tak ada gol di babak pertama. Keseruan dimulai setelah jeda. Swansea unggul 2-0 lewat dua gol striker Spanyol Fernando Llorente menit 48 dan 52, lalu Liverpool menyamakan kedudukan melalui brace Roberto Firmino menit 55 dan 69. Liverpool takluk oleh gol ketiga yang dicetak Gylfi Sigurdsson pada menit 74.

Sebelumnya, Liverpool tak terkalahkan di Anfield musim ini. Liverpool juga belum pernah kalah setiap kali menjamu Swansea di Premier League. Catatan bersih The Reds itu kini telah ternoda.

***

Dengan Philippe Coutinho yang kembali ke starting XI, Liverpool mendominasi permainan di babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 72%. Namun, Liverpool kesulitan membongkar lini pertahanan Swansea racikan Paul Clement. Terlalu sering melakukan kesalahan operan (46 kali) adalah salah satu penyebab serangan mereka tidak bisa optimal.

Sepanjang babak pertama, Liverpool membukukan enam tembakan, sedangkan Swansea hanya satu, dan tidak ada yang tepat sasaran. Masing-masing dua upaya Roberto Firmino dan Dejan Lovren, serta satu dari Emre Can, dan sebuah overhead kick Adam Lallana semuanya melenceng dari mulit gawang Lukasz Fabianski. Sementara itu, satu ancaman Swansea lewat Tom Carroll hanya mengenai samping gawang Simon Mignolet.

Skor 0-0 bertahan hingga jeda, dan publik Anfield pun terlihat sedikit frustrasi. Itu wajar jika mengingat kalau The Reds hanya meraih hasil imbang dalam dua partai terakhirnya di liga (2-2 vs Sunderland, 1-1 vs Manchester United).

Awal babak kedua benar-benar di luar dugaan. Swansea menggebrak dan mendapatkan dua gol cepat lewat Llorente. Gol pembuka dicetak Llorente dari sebuah situasi corner, dan tak sampai lima menit berselang dia menggandakan keunggulan The Swans dengan sundulan meneruskan crossing manis Carroll.

Liverpool tersentak, tapi tidak patah arang. Hanya tiga menit setelah gol kedua Llorente, Liverpool menipiskan selisih skor lewat tandukan Firmino dari crossing James Milner. Klopp lalu melakukan pergantian pertamanya.

Coutinho, yang tidak bermain optimal, ditarik keluar dan digantikan Daniel Sturridge.

Dua gol Llorente rupanya membangunkan Liverpool dari tidur mereka. Di menit 69, Liverpool menyamakan skor, dan lagi-lagi lewat Firmino yang diawali crossing dari sektor kini. Kali ini Georginio Wijnaldum yang melepas crossing, dan Firmino mengontrol bola dengan dada sebelum mengoyak gawang Swansea dengan tembakan kaki kirinya.

Klopp kembali langsung melakukan pergantian, Can keluar dan Divock Origi masuk. Hasilnya, Liverpool malah kebobolan gol ketiga.

Carroll mencoba menerobos ke kotak penalti dan dihadang tembok merah di depannya. Beruntung bagi Swansea, upaya clearance Ragnar Klavan yang tidak sempurna justru membuat bola bergulir ke jalur lari Sigurdsson. Dia tidak menyia-nyiakannya. Liverpool 2, Swansea 3.

Swansea kemudian merapatkan barisan pertahanan mereka. Itu membuat Liverpool makin kesulitan. Dengan energi yang sudah terkuras, Liverpool tak bisa berbuat banyak. Meski wasit memberi added time lima menit, The Reds tak sanggup mendapatkan gol ketiga.

***

Liverpool (4-3-3): Mignolet; Milner, Klavan (kuning 36), Lovren, Clyne; Can (Origi 70), Henderson, Wijnaldum (Matip 90+4); Coutinho (Sturridge 57), Firmino, Lallana.

Swansea (4-3-3): Fabianski; Olsson (Rangel 79), Mawson, Fernandez, Naughton; Carroll, Cork, Fer (kuning 90) (Fulton 90+4); Sigurdsson, Llorente (Baston 85), Routledge.

Statistik Liverpool – Swansea
Ball possession: 74% – 26%
Shots: 16 – 6
Shots on target: 5 – 3
Kartu kuning: 1 – 1
Kartu merah: 0 – 0.